Gak Perlu Jadi Anak Sastra Inggris Untuk Tahu Hal Hal Ini  : Anakui

Gak Perlu Jadi Anak Sastra Inggris untuk Tahu Hal-Hal Ini
by Admin anakUI.com

Udah jadi pengetahuan umum kalau bahasa Inggris adalah bahasa yang udah akrab banget sama kita, mahasiswa. Bahan kuliah pasti kalo gak bahasa Indonesia, ya bahasa Inggris. Anak SD bahkan dari playgroup udah diajarin bahasa Inggris.

Otomatis, entah karena kita sok-sok multikultural atau emang kalo ngomong itu seenaknya, kita suka mencampuradukkan yang namanya bahasa Indonesa dan bahasa Inggris, biar keren gitu katanya. Gapapa sih kalo cuma buat ngobrol, asal jangan di taro di makalah, apalagi skripsi.

BACA JUGA: Pertanyaan-Pertanyaan Nggak Penting yang Suka Keluar Pas Lagi Sidang Skripsi

Nah, ada banyak hal yang mungkin belum kamu ketahui tentang beberapa kata dalam bahasa Inggris, dan mungkin aja kamu selama ini salah ngucapinnya atau salah menggunakannya. Luckily, kamu gak perlu pindah jurusan ke sastra Inggris UI hanya untuk tahu hal-hal itu. Apa aja tuh?

 

Fiancé & Fiancée
“She’s my fiancée.” via eternalenergy1990
“She’s my fiancée.” via eternalenergy1990
Oke, penulisan yang benernya tuh gimana, ya? Kalian mungkin sering pake fiancée, meskipun kalian belum tunangan. Yap, kedua kata itu padanannya dalam bahasa Indonesia adalah tunangan, as in “She’s my fiancée.”

Kata fiancé itu sendiri sebenernya boleh minjem dari bahasa Prancis. Kalau diartiin dari kata dasarnya dalam bahasa Latin (fidare), artinya adalah ‘to trust’ atau padanannya adalah mempercayai. Nah terus, yang bener itu Fiancé atau fiancée? Kasusnya itu sama kaya blonde dan blond.

Dalam bahasa Inggris, mereka gak membedakan kata dari ‘jenis kelamin’-nya, beda dengan Prancis. Fiancé adalah bentuk maskulin dan fiancée (+e) adalah bentuk feminin. Intinya, dua-duanya bener, tapi itu menunjukkan si tunangan yang dimaksud itu cowok atau cewek. Sekarang tahu bedanya kan? Kalo mau lebih paham, belajar bahasa Prancis aja.

 

All right & alright
All right & alright via voicetube
All right & alright via voicetube
Ini juga masih membingungkan. Apakah keduanya bisa dituker-tuker, interchangeable gitu, kaya fiancé & fiancée tadi?

Ini kasusnya mirip seperti ‘ya sudah’. Ngaku deh, kalian pasti seenaknya ngetik di chat ‘ya sudah’ jadi ‘yaudah’. Digabungin jadi satu kata yang informal, tapi semua makhluk pasti paham. All right pun begitu. Bentuk yang bener itu all right.

BACA JUGA: Head Up and No Problem

Alright adalah dua kata yang digabung dan menghilangkan satu ‘L’. Artinya sama kok. Tapi secara tertulis, yang bener itu all right. Alright sendiri boleh digunakan dalam situasi informal, kaya chatting, dan kalian males ngetik panjang-panjang. Kalau emang beneran males, bisa juga ngetik a’ight. Ya, itu juga informal, turunannya all right dan artinya sama.

 

Earth & earth
Earth & earth via imagico
Earth & earth via imagico
Loh, emang beda? Iya beda.

Kalau E-nya gede, itu kalian merujuk pada planet Bumi. As in – “ Houston, is that Earth?” – “Duh, bro.”

Kalau E-nya kecil, kalian merujuk pada tanah, sinonim dari soil, ground, etc. Misalnya ekspresi down to earth. Yaa, maksudnya tanah, bukan planet Bumi. Down to earth artinya rendah hati, bukan kamu turun ke Bumi setelah tamasya ke planet Namec.

 

Gray & Grey
Bukan, maksudnya bukan Christian Grey via usmagazine
Bukan, maksudnya bukan Christian Grey via usmagazine
Nah, ini beda kaya Earth & earth, atau sama aja?

Mungkin kaum hawa langsung merelasikan Grey sebagai Christian Grey. Well, kita ngomongin warna abu-abu. Yap, keduanya punya arti sama, tapi karena beda penulisan, banyak yang gak yakin mana yang benar dan apakah mereka beda arti.

BACA JUGA: UI Sudah Melahirkan Penulis-penulis Besar Ini! Siapa Saja?

Padahal, simple banget. Penulisan gray lebih populer di US, sementara grey, lebih populer di UK. Mungkin di US grey akan merujuk ke Christian Grey, tapi di UK, grey akan merujuk pada Gandalf. Di belahan dunia lainnya, grey mungkin punya asosiasi lain, tapi kita gak akan ngomongin itu.

 

Continually, continuously
Love someone continuously via
Love someone continuously via Photo Credit: kristina sohappy via Compfight cc
Nah, sekarang bahas yang lebih sulit. Apa bedanya? Biasanya orang akan menggunakan keduanya, berasa keduanya bisa dituker-tuker kaya galon. Padahal, artinya gak sama. Sederhanya begini: continually punya makna ‘sangat sering’ dan ‘berkali-kali’ atau ‘at regular intervals’. Sementara continuously punya makna ‘konstan’, ‘tidak berhenti’.

BACA JUGA: Ada Tips Nih Supaya Gak Sering Bilang Umm…Saat Presentasi

Contoh paling sederhana adalah pakai kata love. Love someone continuously artinya mencintai terus menerus, tanpa berhenti; sementara love someone continually, artinya mencintai seseorang sering-sering tapi dalam waktu tertentu aja. Nah loh, mencintai kalau lagi pengen aja. Kacau dunia persilatan.

Gimana, membantu kan? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line supaya yang lain tidak membuat kesalahan continuously!

Sumber :